June 30, 2008
Oleh:Ronggolawe el-Kempedy
Murca sudah konsekuensi pemerintah Indonesia yang sok demokratis kepada pendidikan. Sepintas kalimat ini memang sungguh pedas di telan nurani, akan tetapi realita kekinian pendidikan Indonesia memaksa kita untuk menyantap kepedasan itu.
Kemurcaan itu semakin tampak jelas ketika para elite politik kita sibuk memasang kuda-kuda merebut kursi kekuasaan 2009. Atas nama hak angket, dengan matang mereka merencanakan kudeta tak terlihat terhadap rezim SBY-JK.
Sementara itu, di lain pihak, pendidikan yang kian menbumbung harga jualnya semakin menyesakkan dada rakyat jelata, kaum sudra reformasi. Betapa tidak, nominal yang sedemikian tinggi tak urung membuat mereka semakin enggan duduk di bangku pendidikan. Terlebih pagi para calon mahsiswa baru, sebagaimana yang kita lihat saat ini, untuk mendaftar ke sebuah perguruan tinggi negeri saja, mereka dituntut untuk mengeluarkan seluruh isi kantong mereka.
Read the rest of this entry »
Leave a Comment » |
Pendidikan |
Permalink
Posted by lothek
June 27, 2008
Oleh: Amronee Ahmad,
Lebih dari setengah abad, Indonesia telah merdeka. Pengambilalihan kedaulatan oleh bangsa Indonesia dari penjajah, memberikan titik terang terhadap arah kehidupan bangsa Indonesia. Pada saat itu pulalah pendidikan mulai diarahkan untuk tujuan kepentingan bangsa, bukan lagi kepentingan penjajah. Segala macam praktek pendidikan merujuk pada tujuan pokok bangsa yakni penanaman jiwa patriotisme.
Pelaksanaan pendidikan memang tidak dapat terlepas dari kondisi sosio-politik yang ada. Perkembangan pendidikan merupakan hasil dialektika antara sosio-politik dengan pendidikan itu sendiri. Tidak semata-mata hanya untuk memberikan pengetahuan, intelektual, perkembangannya lebih kearah kepentingan bangsa. Pendidikan bukan hanya sebagai alat mencerdaskan bangsa, tetapi merupakan alat pencetak patriotisme rakyat terhadap bangsa. Mata pelajaran yang diberikan syarat dengan muatan patriotisme, nasionalisme serta pengokohan jati diri bangsa sebagai bangsa yang merdeka. Contohnya mata pelajaran Civic, yang diberikan mulai dari tingkat SLTP, yang berisikan tentang pengetahuan-pengetahuan kewarganegaraan, politik, sosial, serta kepribadian bangsa. Fenomena tersebut memberikan kesimpulan bahwa ideologi pendidikan sangat bergantung pada ideologi bangsa.
Read the rest of this entry »
Leave a Comment » |
Pendidikan |
Permalink
Posted by lothek